Langsung ke konten utama

Semarak Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Sakra Timur: Upaya Nyata Lestarikan Bahasa dan Budaya Sasak

Suasana di Lokasi Kegiatan (red) 

Sakra Timur, 07-09-2026 – Komitmen untuk melestarikan kekayaan budaya lokal terus digaungkan, salah satunya melalui penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Sakra Timur. Acara yang meriah ini berlangsung di halaman UPT Dikbud Kecamatan Sakra Timur, yang rencananya akan berlangsung selama 5 hari dan di mulai hari ini (red), dan rencananya akan berakhir hari Jum’at, tanggal 11-09-2026. Kegiatan FTBI ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar episode ke-17 tentang Revitalisasi Bahasa Daerah yang digagas oleh Kemendikbudristek. Di Kecamatan Sakra Timur, fokus utama revitalisasi ini adalah pelestarian Budaya, Bahasa dan Sastra Sasak agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. 

Terdapat beberapa cabang lomba yang dipertandingkan dalam festival tahun ini, di antaranya:

Menulis dan Membaca Aksara Sasak

Bewaran/Mendongeng

Pidarte/Pidato Bahasa Daerah

Tembang Tradisional / Bekayaq

Membaca Puisi berbahasa Sasak

Begolohan (standup comedy)

Cerite Kontek

Kepala UPT Dikbud Kecamatan Sakra Timur dalam sambutannya mengatakan  bahwa kegiatan Festival ini adalah langkah konkrit kami untuk menjaga agar bahasa ibu kami, bahasa Sasak, tidak punah. Kami ingin anak-anak muda di Sakra Timur bangga dengan identitas budaya mereka. dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta, guru pendamping, dan kepala sekolah yang telah berpartisipasi aktif,

"Bahasa ibu, khususnya Bahasa Sasak, adalah identitas dan kekayaan budaya kita. Melalui FTBI ini, kita berharap anak-anak tidak hanya fasih berbahasa daerah di lingkungan keluarga, tetapi juga bangga menampilkannya di panggung prestasi," ujarnya.

FTBI Kecamatan Sakra Timur ini bertujuan utama untuk mengampanyekan pentingnya menjaga dan melestarikan Budaya, Bahasa dan Sastra khususnya Budaya Daerah Lombok yang sejalan dengan program nasional pelestarian bahasa daerah dari Kemendikbudristek.

Pantauan di lokasi, Nampak kelihatan para peserta antusias menampilkan kemampuan terbaik mereka dengan mengenakan pakaian adat Sasak yang semakin menambah kental nuansa budaya dalam acara tersebut. kelihatan jelas panggung sederhana dengan dekorasi sederhana terpampang spanduk besar yang menyampaikan pesan "Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing.". 

FTBI tingkat kecamatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjaring tunas-tunas muda yang berbakat dalam penguasaan bahasa daerah, sekaligus menjadi ajang seleksi untuk perwakilan kecamatan di tingkat kabupaten yang lebih tinggi. Berbagai perlombaan dan kegiatan berbasis bahasa daerah diperkirakan akan menyemarakkan festival ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

APRESIASI GTK TAHUN 2026

Dalam rangka Hari Guru Nasional Tahun 2026 dengan tema “ Guru Hebat, Indonesia Kuat ”, Kemendikdasmen menyelenggarakan Apresiasi GTK Tahun 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang menunjukkan transformasi dan dedikasi dalam peningkatan kualitas pendidikan, serta individu yang menggerakkan komunitas belajar. Apresiasi GTK adalah kegiatan yang diselenggarakan untuk memberikan penghargaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan transformasi dan berdedikasi dalam peningkatan kualitas pendidikan.  LINI MASA APRESIASI GTK 2026 - 2–26 September — Pengusulan dan pengisian dokumen syarat peserta Kab/Kota - 28 September–5 Oktober — Penilaian/Verval Berkas Administrasi -  8–31 Oktober — Penilaian Substansi (Naskah dan Video) dan Wawancara - 24–27 November — Pelaksanaan Apresiasi di Tingkat Pusat Mari hadirkan praktik baik, dedikasi, dan transformasi pendidikan yang dapat menginspirasi GTK di seluruh Indonesia. Bagi rekan-rekan gu...

Manfaatkan Hari Belajar Guru, Gugus Lepak Montong Tangi Gelar Workshop Penggunaan Papan Interaktif Digital

MONTONG TANGI — Dalam rangka meningkatkan kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi pembelajaran di era digital, Gugus Lepak Montong Tangi sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Penggunaan Papan Interaktif Digital. Acara ini diintegrasikan langsung dengan agenda rutin Hari Belajar Guru yang di agendakan setiap bulannya, yang bertempat di SDN 3 Montong Tangi salah satu anggota gugus sekolah setempat. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh puluhan guru dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan Gugus Lepak Montong Tangi. Workshop ini menghadirkan narasumber yang pernah mengikuti workshop sejenis di tingkat provinsi, yang memandu jalannya pelatihan secara praktik langsung ( hands-on ). Transformasi Pembelajaran di Kelas Ketua Gugus Lepak Montong Tangi menyampaikan bahwa pemanfaatan momen Hari Belajar Guru kali ini sengaja difokuskan pada pengenalan teknologi modern, khususnya papan interaktif digital ( interactive flat panel ). Langkah ini dinilai sangat krusial untu...

Percepat Penerapan Manajemen Talenta, Bupati Lombok Timur Instruksikan Seluruh ASN Segera Melakukan Pemutakhiran Data Mandiri

SELONG -  Dalam rangka percepatan penerapan Sistem Informasi Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur , Bupati Lombok Timur secara resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 800.1.4.3/2052/KPSDM/2026. Surat Edaran tertanggal 15 September 2026 tersebut memuat kewajiban bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk melakukan pemutakhiran data kepegawaian secara mandiri. Langkah ini diambil guna mendukung kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mensyaratkan validitas dan kemutakhiran data kepegawaian. Data tersebut nantinya menjadi pondasi utama dalam pemetaan talenta, perencanaan karier, hingga pengambilan kebijakan manajemen ASN. Prosedur dan Tenggat Waktu Pemutakhiran. Melalui instruksi tersebut, ASN diimbau untuk memperbarui data diri melalui dua kanal resmi, yaitu aplikasi MyASN My ASN   dan Portal resmi SMART BKPSDM Lotim   SMART BKPSDM Adapun data wajib...